Senin, 24 November 2014

Insinyur

Setau saya,  Insinyur itu padanan kata dalam bahasa inggrisnya adalah Engineer.  Dan setau saya,  arti dari Engineer adalah perekayasa.  Contoh sederhananya bisa dilihat pada kata Software Engineering yang artinya Rekayasa Perangkat Lunak.

Btw,  Rekayasa Perangkat Lunak itu salah satu mata kuliah IF loh.

Berawal dari pemikiran saya itu,  saya sangat yakin bahwa Insinyur adalah perekayasa.  Insinyur adalah orang-orang yang bisa berdamai dengan lingkungannya.  Insinyur adalah orang yang bisa menghasilkan apa saja dari apa yang ada di sekitarnya,  sesuai dengan keilmuannya.

Insinyur tidak butuh lab gede yang serba canggih.  Insinyur tidak butuh material terbaik yang ada.  Insinyur tidak butuh peralatan mahal dan modern untuk bekerja.

Insinyur itu perekayasa.  Lingkungan seharusnya tak bisa mendikte dia.  Insinyur harus bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa dari hal-hal biasa yang ada di sekitarnya.

Alat mahal dan modern bukan pakem utama.  Adanya alat tsb bisa membantu, tapi kalau gak ada bukanlah berarti jadi ga bisa sama sekali.

Ini yang kadang jadi kegundahan saya.  Saya bukan seorang insinyur untuk saat ini.  Saya selalu terbatas bekerja pada lingkungan yang saya nyamani.  Andai lingkungan ini terganggu,  bisa dipastikan pekerjaan saya terbengkalai.

Dan ini juga yang saya lihat pada sebagian besar mahasiswa di kampus yang sekarang sedang saya jalani.  Teman-teman saya terlalu nyaman bekerja di lab yang super mewah dengan alat-alat yang kekinian.

Ini yg saya rasakan saat mengikuti KKN.  Saya dan teman-teman terjebak dengan lingkungan yang serba sederhana hingga kami tak bisa apa-apa.  Masyarakat bertanya ini itu,  tapi jawaban kami selalu buntu di, "Bisa sih pak,  tapi alatnya mahal" ,  "Gampang Pak,  asal alatnya ada"

Miris rasanya.

Mari sama-sama belajar dan mengembalikan titel Insinyur ke dalam arti yg sebenarnya.

Tidak ada komentar: